Kamis, 02 April 2009

anemia

dalam sehari-hari banyak orang mengalami pusing yang berkelanjutan, waspadailah mungkin itu penyakit kurang darah atau yang di kenal juga sebagai anemia. gejala anemia yang umum terjadi adalah bisa kelihatan pucat pada bibir atau ujung jari tangan. Gejala lainnya adalah cepat lelah, tidak bisa berkonsentrasi lama, dan bahkan mudah lupa.Cegahlah penyakit ini, sebelum menjadi semakin parah karena dapat merusak organ-organ tubuh karena kekurangan suplai oksigen. Berikut beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang anemia?

Anemia itu terjadi karena darah kita kekurangan hemoglobin (Hb) yang bertugas membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh penyebab yang sering menyebabkan anemia adalah karena tubuh kita kekurangan zat besi. Tubuh memerlukan zat besi untuk memproduksi Hb.

Sumber-sumber besi pada makanan ada 2 bentuk, yang Heme dan yang non-Heme.Yang heme mudah sekali diserap seperti daging sapi, hati, telur, daging ayam dan daging merah. Sedangkan yang non-Heme terdapat pada sayuran-sayuran hijau seperti bayam, kangkung, buncis dimana zat besi tersebut tidak dapat langsung diserap oleh tubuh dan harus diubah dulu oleh usus agar mudah diserap.

macam macam anemia :

Anemia megaloblastik (Kekurangan Vitamin). Anemia terjadi jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B-12. Tubuh mempunyai sel darah merah yang tidak mengangkut oksigen dengan baik.

Akibat komplikasi. Beberapa penyakit bisa mengganggu produksi sel darah merah. Misalnya, penderita penyakit ginjal yang melakukan dialisis (membuang zat sisa dengan bantuan melakukannya). Ginjal mereka tidak mampu memproduksi cukup hormon untuk membuat sel darah merah, dan zat besi banyak terbuang dalam proses dialisis.

Penyakit darah turunan. Salah satu jenis penyakit turunan yang membuat anemia adalah kelalaian bentuk sel darah meraah (sickle cell anemia). Tubuh akan menghancurkan sel darah merah yang tidak normal ini namun tidak cukup cepat memproduksi sel baru sehingga anemia muncul. Thalasemia merupakan penyakit darah yang diturunkan yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh memproduksi sel darah merah.

Anemia aplastis. Adalah penyakit yang jarang terjadi dimana sumsum tulang belakang tidak memproduksi sel darah merah yang cukup. kondisi tersebut akan mempengaruhi jumlah sel darah putih sehingga akan rentan terhadap infeksi dan perdarahan yang tidak bisa dihentikan?

Bagaimana mendiagnosisnya? Anemia didiagnosis melalui tes darah. Normalnya nilai Hb pada anak-anak 11-12 g/dl dan pada saat dewasa menjadi 13-14 g/dl.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar